Informasikan kabar baik ini kepada mereka yang lebih membutuhkan, klik dibawah ini

Obesitas dan Kelebihan Berat Badan Apa Bedanya?

Terkadang kita dibuat bingung dengan istilah obesitas dan kelebihan berat badan (overweight). Keduanya menjadi faktor risiko berbagai penyakit kronik, diantaranya diabetes mellitus tipe 2, penyakit jantung koroner dan pembuluh darah, hipertensi, strok dan berbagai jenis kanker.



Lantas bagaimana yang membedakan di antara keduanya? Overweight adalah kondisi berat badan seseorang melebihi berat badan normal pada umumnya.

Obesitas adalah suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebih, sehingga berat badan seseorang jauh di atas normal.

Obesitas terjadi karena ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar.

Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT) telah diakui sebagai metoda yang paling praktis untuk menentukan apakah berat badan Anda normal, berlebih atau gemuk (obese). Cara menghitungnya cukup sederhana, yaitu dengan membagi berat badan seseorang (kg) dengan tinggi tubuhnya dalam meter lalu dikudratkan (m)2.

Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2010, angka kelebihan berat badan (overweight) dan obesitas pada penduduk usia dewasa di atas usia 18 tahun tercatat sebanyak 21,7%.

Prevalensi obesitas lebih tinggi di daerah perkotaan dibanding daerah pedesaan, dan juga lebih tinggi pada kelompok yang berpendidikan lebih tinggi dan bekerja sebagai PNS/TNI/Polri/Pegawai.

Berdasarkan jenis kelamin, prevalensi obesitas pada perempuan lebih tinggi (26,9%) dibanding laki-laki (16,3%). Semakin tinggi tingkat pengeluaran rumahtangga per kapita cenderung semakin tinggi prevalensi obesitas. (Eko Sutriyanto)

Lagi Ngtrend

Informasikan kabar baik ini kepada mereka yang lebih membutuhkan, klik dibawah ini