Informasikan kabar baik ini kepada mereka yang lebih membutuhkan, klik dibawah ini

Khusus Kamu yang Berani Coba Berani Tidak Gendut

Menurunkan berat badan memang tidak mudah. Anda merasa sudah rajin berolahraga dan melakukan program diet, tetapi jarum timbangan tak kunjung mengarah ke kiri. Malah tak jarang, jarum timbangan Anda mengarah ke kanan, yang mana artinya terjadi kenaikan pada berat badan Anda. Rasanya semua usaha Anda berolahraga dan diet menjadi sia-sia.

Memang banyak faktor yang melatarbelakangi berat badan yang meningkat, olahraga dan diet yang tak dipantau dengan baik. Selain itu juga, ada kebiasaan-kebiasaan yang membuat Anda bertambah Gendut.

Khusus Kamu yang Berani Coba Berani Tidak Gendut


Faktor apa saja yang dapat menyebabkan Anda Gendut? Berani Coba Berani Tidak Gendut

Kebiasaan makan yang buruk menjadi salah satu penyebab bertambahnya berat badan, hal ini diungkapkan oleh Kathleen Zelman, MPH, RD, LD dari Weight Loss Clinic Dietitian. Anda perlu mengubah beberapa kebiasaan. Kenali kebiasaan apa saja yang dapat menambah berat badan:

1. Tidak fokus makan

Jika Anda pernah mendengar tentang Zen Moment, Anda pasti tahu bahwa, “Ketika makan, hanya makan saja.” Sering kali otak kita berkelana kemana-mana ketika melakukan sesuatu, salah satunya ketika makan. Makan dilakukan sambil menonton televisi akan membuat kita lupa diri, secara tak sadar kita memasukkan makanan ke dalam mulut lagi dan lagi. Kita pun tidak sadar rasa makanan yang kita makan. Bahkan satu kantung pop corn asin dapat lenyap dalam hitungan detik. Fokus pada makanan, rasa dan setiap kunyahannya dapat membuat kita sadar jika sudah kenyang.

2. Kurang tidur

Ketika Anda kurang tidur, hormon kortisol akan diproduksi, dan hormon ini bisa mengatur rasa ingin makan. Anda pun akan merasa lapar ketika kurang tidur, walaupun sebenarnya dalam keadaan kenyang. Kurang tidur juga meningkatkan penyimpanan lemak dalam tubuh.

3. Makan setelah makan malam

Masih menurut Kathleen Zelman, makan setelah makan malam adalah kebiasaan yang harus diubah, apalagi jika Anda melibatkan makan makanan manis, seperti kue cokelat. Sebaiknya Anda mengganti kebiasaan tersebut dengan teh hangat, atau makanan dengan kalori rendah.

4. Kurang minum

Minum air putih yang cukup dapat membuat Anda terlihat muda dan sehat. Selain itu, sistem pencernaan dapat berjalan dengan baik. Menurut Molly Kimball, seorang penulis nutrisi di New Orleans, terkadang tubuh salah mengartikan rasa letih menjadi rasa lapar. Rasa letih dapat disebabkan oleh dehidrasi. Penelitian November 2008, menyebutkan adanya kaitan peningkatan asupan air dan peningkatan penurunan berat badan. Peneliti Virginia Tech menemukan bahwa seorang yang menjalani diet minum delapan gelas dua kali lipat sehari sebelum waktu makan, membuat berat badannya turun sekitar 3 kg.

5. Belanja dalam keadaan lapar

Bukanlah kombinasi yang baik jika Anda pergi berbelanja dalam keadaan lapar. Anda akan berakhir membeli dan memakan banyak makanan. Ketika merasa lapar, otak akan menerima sinyal rasa ingin memakan sesuatu yang distimulasi oleh hormon ghrelin, sehingga mengirimkan sinyal untuk membeli apa saja yang Anda lihat. Tipsnya adalah makan sesuatu sebelum pergi berbelanja. Paling tidak, Anda sudah mengisi perut Anda.

6. Memakan apa pun yang ada

Hal ini sering kali tidak disadari, ketika Anda bekerja atau berada di bandara, walaupun tidak dalam keadaan lapar, Anda memakan apa pun yang ada di meja Anda sebagai distraksi atau kegiatan saat menunggu di bandara. Kadang makanan yang dikudap tersebut tak sehat, seperti gorengan, makanan kemasan, dan makanan manis; tidak hanya makanan tersebut mengandung kalori yang tinggi, namun juga dapat menyebabkan kolestrol dan diabetes. Jika Anda memang sering merasa lapar saat bepergian, Anda bisa membuat sendiri sandwich yang sehat. Anda juga bisa menyiapkan buah-buahan yang telah dipotong-potong, smoothie, atau camilan sehat lainnya.

7. Minuman yang mengandung kalori tinggi

Liquid calories biasanya terdapat dalam soda dan minuman yang beralkohol. Selain itu, Anda juga perlu menghindari kopi blended yang ditawarkan di kedai kopi, karena biasanya akan ditambahkan whip cream yang terbuat dari putih telur. Protein memang dapat membuat tubuh Anda merasa kenyang, namun whip cream sudah dicampur dengan susu dan bahan-bahan lainnya, tanpa disadari kalori yang masuk ke tubuh Anda pun banyak. Anda bisa menggantinya dengan diet soda atau light beer.

8. Melewatkan sarapan pagi

Tubuh membutuhkan energi, setelah berpuasa selama semalaman, metabolisme Anda membutuhkan makanan. Menahan lapar, tubuh akan memproduksi hormon ghrelin, dan rasa lapar distimulasi oleh hormon ini. Sedangkan yang Anda perlukan adalah hormon leptin, sebab rasa kenyang distimulasi oleh hormon ini. Ketika lapar berlebihan, akibatnya Anda akan makan-makanan yang berlebihan di siang hari. Jika aktivitas Anda hanya di dalam ruangan, kalori akan disimpan di dalam tubuh. Anda perlu membakarnya.

Lagi Ngtrend

Informasikan kabar baik ini kepada mereka yang lebih membutuhkan, klik dibawah ini